AES 2008 (call for paper)
>> 8.06.2008
Mengundang teman-teman..
(Silahkan klik pada gambar untuk melihat lebih jelas...)
Mengundang teman-teman..
(Silahkan klik pada gambar untuk melihat lebih jelas...)
Sebuah komputer yang terhubung pada jaringan (entah internet atau LAN biasa), mereka juga memiliki identitas sendiri sebagai pengenal layaknya kita mempunyai nama. Jika komputer memiliki dua ID yaitu Fisik (MAC Address, pasti unik) dan Logik (IP Address, yang dalam satu network haruslah unik) maka hal yang sama juga terjadi pada Handphone kita. Bayangkan ada berapa ratus juta HP yang aktif di dunia ini. Yang dengan cara yang 'benar' bisa dihubungi dari belahan bumi manapun selagi tidak ada kendala koneksi. Apa yang membuat sebuah HP dikenali oleh HP yang lain? betulkah hanya sekedar [kode negara+ No HP]
Teknologi cellular yang ada sekarang sebetulnya merupakan perpaduan dari dua teknolgi sebelumnya yaitu radio + telepon. Dulu waktu kita ingin berkomunikasi secara mobile kita menggunakan telepon radio atau CB. Masalahnya jangkauan antena CB terbatas dan kanal yang tersedia juga terbatas. Nah kejeniusan dari ide cellular ini ada pada pembagian kota menjadi beberapa cells. Dimana Cells tersebut memeliki lingkup area mereka sendiri. Ketika sebuah HP bergerak dari satu titik dalam satu cell kemudian dia keluar jangkauan dari cell asalnya maka dia akan disambut oleh cell berikutnya (bahasanya... :D)
Ok, singkat kata untuk mengenali sebuah HP, si antena (BTS) akan mengenali dua hal dari beberapa hal yang dipancarkan oleh HP mu yaitu IMEI dan INSInya. IMEI adalah (ntar dilanjutkan lagi.... :D)
Waktu mau belajar Algoritma Asimetri RSA, diriku menemukan kata-kata relatif prima. Kurang lebih kata-katanya gini " kemudian secara acak... pilihlah kunci enkripsi e, sedemikan sehingga e dan (p-1)(q-1) relatif prima" Maksudnya??? kenapa tiba-tiba muncul angka ajaib yang entah dari mana... :(
Segeralah dirikuw mencari dosen matematika, pak Memen, tanpa pikir panjang alias panik ga tanya om2 onliners dulu...
Pak maksudnya relatif prima apa ya pak? Hmmm mana contohnya kata pak Memen... ini pak? Wajah pak memen tiba-tiba jadi bingung juga melihat angka ajaib yang muncul...(kekekekkkk pak memen bingung apalagi akuw... mana tuh contoh gede banget lagi angka-ngkanya). Alhasil pak memen bilang gini, gimana kalo besok saya kasih ibu jawabannya... ibu butuh besok ya? :D "iya pak"
Malamnya berkeluh-kesahlah diriku pada suami tercinta (hihihi) betapa tidak siapnya dirikuw untuk mengajar besok. Oh untungnya-untungnya suamiku berpikir lebih panjang, dia mencari tau maknanya di wikipedia.... eits ketemu versi indonesia yang singkat n ngga padat, tapi mari kita lihat versi englishnya...
Nah ternyata dan ternyata sebuah fakta sederhana terungkap oleh si katak dalam tempurung ini (aku maksudnya :D)
a dan b dikatakan relatif prima bila tidak memiliki faktor yang sama selain 1, atau jika pembagi bersama terbesar (greatest common divisor /gcd) sama dengan 1
Contoh :
6 dan 35 adalah relative prima
6 dan 27 tidak relative prima karena sama-sama bisa dibagi dengan 3
Kenapa diriku begitu panik untuk mengetahui itu saja... (hmm mungkin karena RSA nya sendiri ga sesederhana itu ya, masih ada tahap2an lainnya, ahhh ngeles aja nih :D)
nah buat menentukan sepasang angka itu relatif prima atau tidak cara tercepatnya adalah menggunakan Euclidean Algorithm (kalo angkanya gede butuh ini tapi kalo angkanya kaya contoh barusan mah kagak usah kali... kecuali kalo matematika kamu payah banget... hihihi...)
Algoritma Euclidean sebetulnya buat menentukan greatest common divisor/gcd... ato kalo bahasa sekolah kita dulu faktorial terbesar..
kalo pake tehnik rekursif begini nih algoritmanya
function gcd(a, b)
if b = 0 return a
else return gcd(b, a mod b)
Contoh : gcd (1071, 1029) = 21
a b explanations
1071 1029 The initial arguments
1029 42 The second argument is 1071 mod 1029
42 21 The second argument is 1029 mod 42
21 0 The second argument is 42 mod 21
21 Since b = 0 we return a
nah kalo sampe return terakhirnya adalah 1, it means a dan b CoPrime
Gitu aja....
Cuma mau cerita itu aja pembukanya panjang bener ya :D, pake ngomongin pak memen lagi... hihihi maaf pak memen, contoh soal RSA dari buku bapak esok harinya membuat pemahaman mahasiswa saya lebih baik pak... n Terimakasih juga hubby... i love you ;)
Alhamdullilah, ikut bangga... selamat buat tim robot Politeknik Caltex Riau yang sudah berhasil jadi juara 1 Nasional untuk kategori lomba Robot Cerdas Berkaki.
Robot AR-Rasyid milik PCR berhasil mengalahkan perguruan tinggi lainnya di KRI/KRCI 2008 yang digelar di Balairung Universitas Indonesia (UI). Robot berkaki milik PCR berhasil mematikan api sebanyak tiga kali dalam tiga kali trial. Meskipun pada trial ketiga robot PCR tidak mampu kembali namun dibandingkan dua pesaing terdekat yaitu Pens ITS dan UNIKOM, tim robot PCR masih unggul.
Selamat ya Team PCR, semoga para anggota team mendapatkan apresiasi terbaik dari kampus dan pemerintah daerah, karena sudah membuat bangga dan harum kampus ini. Selamat dan tetap semangat di tahun-tahun kedepan. Ayo yang lain, Prodi Komputer??? Kita ikutan kontes apa nih.... at least ayo kita lahirkan manusia-manusia IT yang handal dan mampu bersaing secara global. (hehehe visi misi banget deh... )

Enigma adalah mesin chiper buatan jerman yang digunakan ketika masa perang dunia ke-2. Enigma digunakan NAZI untuk mengirimkan pesan rahasia mereka agar tidak diketahui sekutu. Mesin Enigma disebut juga dengan mesin rotor karena bekerja dengan menggunakan tiga rotor pemutar yang akan men-subsitusikan plaintext yang diinputkan dengan menekan satu tombol kemudian suatu cahaya dari sebuah abjad (chipertextnya) akan menyala (mirip mainan anak-anak)
Contoh karakter A (3) di tekan pada plugboard enigma lalu sinyal akan mengalir dari tombol A mengikuti jalur subsitusinya sesuai dengan setingan posisi rotor (5) yang telah diseting sebelumnya, maka sinyal akan dikembalikan di tombol plugboard ke posisi S (7), dilihat bahwa kabel plugboard S diseting terkoneksi dengan D(8) maka sinyal akan mengalir ke D, menyalakan lampu tombol D. Begitu deh..
Jadi untuk itu hal yang mesti diseting sebelumnya jika kita akan menggunakan enigma untuk mengenkripsikan sebuah pesan, adalah posisi rotor dan koneksi plugboard. Untuk men-deskripsikan pesan tersebut setingan harus sama dengan proses enkripsinya. Ok's
;)
Nah, enigma ini udah banyak simulator aplikasinya, baik yang make JAVA, C# dll. Adakah yang tertarik membuat simulator elektroniknya??
© Blogger template Shiny by Ourblogtemplates.com 2008
Back to TOP