Boleh tidak pacaran?

>> 9.17.2007

Setiap pertanyaan pasti ada latarbelakangnya, maaf nih ya tapi kebanyakan nih yang bertanya dengan pertanyaan tersebut biasanya satu : type orang yang ngga pernah pacaran karena ngga "ditembak" siapa2 atau tipe kedua : tipe yang pernah mengalami sakitnya dikhianati pacar.

karena salah satu ataupun mungkin dipengaruhi oleh kedua sebab tersebut seseorang ingin mencari jawaban tentang boleh tidak pacaran? sebenarnya mungkin dia tidak menginginkan jawaban tapi mungkin sebuah pembenaran atas apa yang dianutnya. Karena pernah merasa disakiti atau tersakiti oleh adanya pacaran, dia pengen mengejar jawaban bahwa pacaran itu dilarang. Sedangkan yang tengah lagi asyiknya pacaran dia masih sempat juga bertanya hal demikian, "boleh ngga pacaran?" sebenarnya yang ia cari juga sebuah pembenaran bahwa pacaran itu diperbolehkan. Mungkin dia bakalan girang kalo ternyata pacaran itu malah diwajibkan :D, apalagi dengan mencomot dalil-dalil agama

jadi, pertanyaan seperti itu lebih pantas dipertanyakan pada diri sendiri. perlukah aku pacaran? bermanfaatkah jika aku pacaran? dan dengan demikian kita lebih mengenal diri kita sendiri :)

Sungguh menulusuri dirimu sendiri akan sangat menantang ;)


2 comments:

Anonymous 26 September 2007 at 13:07  

Pilih Pacaran Atau…..Ta’aruf?

Terkadang sudah pacaran sekian lama, ternyata akhirnya berpisah. Akan ada yg merasa disakiti.

Sedangkan Ta'aruf merupakan suatu perkenalan sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan. Jika tidak cocok maka boleh langsung mundur tanpa ada yg merasa disakiti.

Fera & Zuber 2 October 2007 at 13:53  

mau ngomentari komentarnya aja

sama wae atuuh kang.....
cuma istilahnya aja yang beda,
lagian kalo masalah sakit enggaknya, tergantung individu kali ya....
kan juga sebagai latihan gimana bisa maafin seseorang

About This Blog

About This Blog

  © Blogger template Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP